Selasa, 15 Oktober 2013

Diary,dan tulis menulismu
Siapa sih,yang gak kenal diary?
Diary,atau biasa diplesetkan dengan “diare” (hehehe), adalah sebuah buku pribadi yang memuat segala tentang kita,semua rahasia kita,bahkan yang orang terdekat kita tidak tahu. Uhm,wajar setiap orang pasti butuh buku seperti ini. Soalnya pasti setiap orang punya masalah hidup yang gak mungkin diekspos,termasuk saya tentunya. Sering kali, kalo kita lagi benci sama sahabat atau lagi jatuh cinta (ehm!) pasti termehek meheknya ama diary….
Tapi,jangan anggap nulis diary itu gak ada gunanya loh! Menurut buku yang saya baca (ceilee…) Quantum writing karya Hernowo, menulis itu bisa membuat awet muda loh! Soalnya, nulis diary adalah cara terekfektif buat ngilangin stress. Daripada teriak teriak gak jelas and ngamuk karena frustasi,khan lebih bagus kita duduk manis dan nulis diatas kertas. Dijamin otak kamu yang semula blank,bakal fresh lagi.
Hasil riset kecil yang saya lakukan juga membuktikan,kalo penyebab anak menjadi bandel dan membangkang adalah kurang kasih sayang,kurang perhatian,juga gak ada tempat berlari. Tempat berlari?! Maksud saya bukan tempat lari larian buat jogging! Itu sih banyak,... Yang saya maksud adalah “tempat berlari dari masalah” nah lho?!
Kebanyakan anak anak yang dicap bandel tidak punya sahabat buat heart by heart talk alias  curhat bareng. Coba liat aja anak anak bandel di sekitar kita! Mereka punya temen dekat yang menyemangati dia, gak? (mungkin menyemangati buat kejahatan kali ya..?_uppss,kidding sob! J) mereka biasanya menjadi bandel karena pengen cari perhatian ke orang orang,dan untuk menunjukkan kalo dia ada di dunia ini dan bukan untuk dicuekin. Uhm,kasian juga ya! Pasti merana banget kalo hidup tanpa teman dan tanpa tempat curahan hati pula……
(saya juga pernah merasakan loh,jadi bukannya sok tahu..)
Itu baru sekelumit manfaat diary. Manfaat yang lain?
Banyak penulis yang mengeluarkan novel best sellernya yang diangkat dari pengalaman pribadi. Contohnya banyak, ada Andrea Hirata yang sukses dengan tetralogi Laskar Pelanginya,ada juga A.Fuadi yang melambung berkat Trilogi Negeri 5 Menaranya, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebenarnya,setiap manusia punya potensi untuk menulis. Cuma ada berbagai macam factor yang mempengaruhinya. Yaitu :
-Malas
-Terlalu sibuk
 -Gak ada dukungan maupun dari segi fasilitas dan lingkungan (hohoho..)

Salah satu bukti potensi seseorang yang bisa menulis dengan baik adalah ketika dia menulis diary. Percaya atau tidak,imajinasi seseorang akan berkembang jika ia menulis pengalamannya, dan ingatan seseorang akan bertambah kuat dengan diary. Pasti kalo nulis diary,kita cerita tentang pengalaman kita dari bangun tidur sampe bangun lagi(loh?!) maksudnya, dari bangun tidur sampe tidur lagi. Ya khan?! ;)
Nah,disaat itulah otak kita berusaha mereview memori yang udah berlalu itu dan hasil dari mereview itulah yang kita tuangkan dalam diary. Selain itu,semakin rajin kita berlatih menulis dengan diary dan dibarengi dengan membaca (nah,ini juga penting. Kebanyakan kita dapat gaya menulis baru dengan membaca!) disitulah ide ide menulis anda akan semakin mantap dan siap bersaing di dunia tulis menulis… hehehe :D

Oke,cukup sekian dulu pidato singkat saya,(loh?!) moga bermanfaat buat kamu kamu yang tertarik di dunia menulis. Eump.. selamat bercurhat dan berhiks hiks ria dengan diarymu,( hehehe :D) dan selamat berlatih menulis!
                                                                  Oemar diyan labs.com,17 april 2012…
                                                                (rainy day in kota mati…)