Siapa sih,yang
gak kenal diary?
Diary,atau
biasa diplesetkan dengan “diare” (hehehe), adalah sebuah buku pribadi yang
memuat segala tentang kita,semua rahasia kita,bahkan yang orang terdekat kita
tidak tahu. Uhm,wajar setiap orang pasti butuh buku seperti ini. Soalnya pasti
setiap orang punya masalah hidup yang gak mungkin diekspos,termasuk saya
tentunya. Sering kali, kalo kita lagi benci sama sahabat atau lagi jatuh cinta
(ehm!) pasti termehek meheknya ama diary….
Tapi,jangan
anggap nulis diary itu gak ada gunanya loh! Menurut buku yang saya baca
(ceilee…) Quantum writing karya Hernowo, menulis itu bisa membuat awet
muda loh! Soalnya, nulis diary adalah cara terekfektif buat ngilangin stress.
Daripada teriak teriak gak jelas and ngamuk karena frustasi,khan lebih
bagus kita duduk manis dan nulis diatas kertas. Dijamin otak kamu yang semula blank,bakal
fresh lagi.
Hasil riset
kecil yang saya lakukan juga membuktikan,kalo penyebab anak menjadi bandel dan
membangkang adalah kurang kasih sayang,kurang perhatian,juga gak ada tempat
berlari. Tempat berlari?! Maksud saya bukan tempat lari larian buat jogging!
Itu sih banyak,... Yang saya maksud adalah “tempat berlari dari masalah” nah
lho?!
Kebanyakan anak
anak yang dicap bandel tidak punya sahabat buat heart by heart talk alias
curhat bareng. Coba liat aja anak
anak bandel di sekitar kita! Mereka punya temen dekat yang menyemangati dia,
gak? (mungkin menyemangati buat kejahatan kali ya..?_uppss,kidding sob! J) mereka biasanya menjadi bandel karena pengen cari perhatian ke
orang orang,dan untuk menunjukkan kalo dia ada di dunia ini dan bukan untuk
dicuekin. Uhm,kasian juga ya! Pasti merana banget kalo hidup tanpa teman dan
tanpa tempat curahan hati pula……
(saya juga
pernah merasakan loh,jadi bukannya sok tahu..)
Itu baru
sekelumit manfaat diary. Manfaat yang lain?
Banyak penulis
yang mengeluarkan novel best sellernya yang diangkat dari pengalaman pribadi.
Contohnya banyak, ada Andrea Hirata yang sukses dengan tetralogi Laskar
Pelanginya,ada juga A.Fuadi yang melambung berkat Trilogi Negeri 5
Menaranya, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebenarnya,setiap manusia punya
potensi untuk menulis. Cuma ada berbagai macam factor yang mempengaruhinya.
Yaitu :
-Malas
-Terlalu sibuk
-Gak ada dukungan maupun dari segi fasilitas
dan lingkungan (hohoho..)
Salah satu
bukti potensi seseorang yang bisa menulis dengan baik adalah ketika dia menulis
diary. Percaya atau tidak,imajinasi seseorang akan berkembang jika ia menulis
pengalamannya, dan ingatan seseorang akan bertambah kuat dengan diary. Pasti
kalo nulis diary,kita cerita tentang pengalaman kita dari bangun tidur sampe
bangun lagi(loh?!) maksudnya, dari bangun tidur sampe tidur lagi. Ya khan?! ;)
Nah,disaat
itulah otak kita berusaha mereview memori yang udah berlalu itu dan hasil dari
mereview itulah yang kita tuangkan dalam diary. Selain itu,semakin rajin kita berlatih
menulis dengan diary dan dibarengi dengan membaca (nah,ini juga penting.
Kebanyakan kita dapat gaya menulis baru dengan membaca!) disitulah ide ide
menulis anda akan semakin mantap dan siap bersaing di dunia tulis menulis…
hehehe :D
Oke,cukup
sekian dulu pidato singkat saya,(loh?!) moga bermanfaat buat kamu kamu yang
tertarik di dunia menulis. Eump.. selamat bercurhat dan berhiks hiks ria dengan
diarymu,( hehehe :D) dan selamat berlatih
menulis!
Oemar diyan labs.com,17 april 2012…
(rainy day in kota mati…)